Wajah Baru Taman Kalijodo

0
581

Mendengar kata kalijodo selalu memiliki konotasi negative yakni tempat prostitusi dan perjudian. Tapi ini tidak berlaku lagi untuk saat ini. karena siapa sangka daerah yang dulunya merupakan salah satu lokasi prostitusi terbesar di Jakarta ini sekarang telah disulap menjadi kawasan ruang terbuka hijau. Kawasan dengan luas sekitar 1,4 hektar ini menjadi destinasi wisata baru bagi warga Jakarta yang membutuhkan ruang terbuka hijau.

Taman kalijodo ini selain bisa dinikmati gratis, warga juga bisa menggunakan berbagai fasilitas yang tersedia seperti lintasan jogging, lintasan sepeda, amphiteatre, skate park, mushalla, playground untuk anak, outdoor gym, perpustakaan mini, toilet dan sebagainya.

Ya, Taman Kalijodo memiiki skatepark yang bisa dinikmati pengunjung untuk bermain skateboard, sepatu roda, sepeda dan sebagainya. Bagi yang menyukai fotografi, tampaknya Taman Kalijodo juga bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan, karena di taman ini juga terdapat coretan grafiti di sebuah tembok besar. Di spot inilah banyak pengunjung yang berswafoto dengan riangnya. Tidak hanya itu, pada akhir pekan atau libur panjang juga terdapat bazaar di taman ini. Bazaar yang sudah mengantongi izin resmi ini biasanya menjajakan stan-stan makanan, minuman hingga pakaian. Bazaar ini tak selalu ada setiap hari, hanya hari-hari tertentu misalnya akhir pekan dan libur panjang.

Area Ruang Terbuka Hijau Kalijodo atau yang populer disebut Taman Kalijodo terletak di Jalan Kepanduan, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Timur dan di Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Sejak Ruang Publik Ruang Terbuka Hijau Kalijodo diresmikan, popularitas kawasan ini memang meroket tajam. Masyarakat Jakarta yang rindu ruang terbuka berbondong-bondong datang untuk berekreasi. Variasi kegiatan yang ditawarkan juga tidak kalah menarik, mulai dari bermain skateboard, gowes sepeda atau sekadar foto-foto di tembok graffiti.

Memasuki kawasan taman, Anda akan disambut dengan pemandangan tempat bermain anak dan lapangan futsal. Banyak pedagang kaki lima berjajar di sepanjang jalan. Kebanyakan dari mereka berjualan minuman dan makanan ringan. Di taman ini memang belum banyak pohon rindang, namun jika Anda ingin berteduh, Anda bisa mengunjungi Perpustakaan Umum RPTRA Kalijodo. Perpustakaan ini terletak di utara lapangan futsal, berjajar dengan ruang laktasi. Meski ditujukan bagi anak-anak, namun pengunjung dewasa juga diperbolehkan masuk perpustakaan, setelah sebelumnya mengisi buku tamu. Di seberang perpusatakaan terdapat toilet. Taman Kalijodo memiliki dua titik lokasi toilet yakni di dekat perpustakaan dan di dekat skate park.

Tidak sulit untuk menjangkau taman Kalijodo, apalagi setelah banyaknya pilihan transportasi berbasis aplikasi. Tapi, jika perjalanan ingin menjadi lebih istimewa, Anda dapat menumpang bus Transjakarta dan turun di Halte Jembatan Dua, Kereta Api Listik dan turun di stasiun Grogol, Kopaja, Metromini atau Bus Wisata hingga Jakarta Explorer. Bagi Anda yang tertarik menggunakan Jakarta Explorer, transportasi ini beroperasi setiap hari, Senin-Jumat (11.00-19.00 WIB), Sabtu (09.00-23.00 WIB) dan Minggu (12.00-19.00 WIB). Terdapat empat rute yang disediakan yakni Sejarah Jakarta, Jakarta Baru, Kesenian dan Kuliner serta Pencakar Langit Jakarta.

Perusahaan Bus TransJakarta yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyediakan tiga bus tingkat wisata dengan rute Balai Kota-Kalijodo. Rute ini melewati Balai Kota, Halte Bus Sarinah, Halte Bus Tosari, lalu langsung masuk ke Pintu Tol Semanggi dan keluar di Gerbang Tol Pluit Tomang. Bus ini beroperasi dari pukul 11.00 hingga 19.00 setiap hari Senin-Jumat, pukul 09.00-23.00 di hari Sabtu, dan 12.00-19.00 di hari Minggu. Sedikit tips untuk menggunakan bus ini, naiklah dari halte bus di dekat pintu masuk IRTI Monas, pemberhentian terakhir bus sebelum kembali ke Balai Kota. Sebab bus sudah dalam keadaan penuh jika ditumpangi dari halte bus di depan Balai Kota.

Jika terlalu jauh ke daerah pusat kota, kamu bisa menuju halte TransJakarta terdekat dari rumahmu, lalu naik bus ke menuju halte Jembatan Dua. Halte ini terletak di Koridor 9 Pinang Ranti-Pluit. Keluar dari sisi barat halte Jembatan Dua, lalu jalan kaki 350 meter ke arah barat menuju Taman Kalijodo. Selain itu, Anda juga bisa sampai ke taman Kalijodo ini dengan naik Kereta Commuter Line. Taman Kalijodo relatif jauh stasiun kereta Commuter Line. Anda bisa naik sampai Stasiun Angke atau Stasiun Grogol. Kemudian lanjut dengan ojek. Jika ingin lebih hemat, Anda juga bisa menyambung dengan naik TransJakarta. Turunlah di Stasiun Grogol, kemudian jalan ke halte busway Latumenten Stasiun Grogol. Dari sana, Anda bisa naik TransJakarta jurusan Pluit dan turun di halte Jembatan Dua. Kemudian, lanjut berjalan kaki kurang lebih 350 meter ke arah barat menuju Taman Kalijodo.

Jika Anda berencana untuk datang kemari dengan naik kendaraan pribadi, maka Anda bisa masuk Tol Dalam Kota ke Jalan Pangeran Tubagus Angke di Jakarta Barat. Selanjutnya, keluar di Exit Angke. Setelah keluar tol, tetap di kanan dan ikuti rambu ke Jalan Pangeran Tubagus Angke. Selanjutnya arahkan kemudi ke Jalan Kepanduan II. RPTRA Kalijodo letaknya di pinggir jalan tersebut, jadi kecil kemungkinan Anda terlewat. Bagaimana mudah bukan?