Home Blog Page 4

Objek Wisata Sejarah Sunda Kelapa dengan Segala Daya Tariknya

0

Sunda Kelapa merupakan sebuah pelabuhan dan tempat sekitarnya di Jakarta, Indonesia. Pelabuhan ini terletak di kelurahan Penjaringan, kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Sunda Kelapa sangat penting dan bersejarah karena desa di sekitar pelabuhan Sunda Kelapa adalah cikal-bakal kota Jakarta yang hari jadinya ditetapkan pada tanggal 22 Juni 1527. Ketika itu pelabuhan ini merupakan pelabuhan Kerajaan Sunda atau yang lebih dikenal saat itu sebagai Kerajaan Pajajaran yang beribu kota di Pakuan Pajajaran (sekarang kota Bogor) yang direbut oleh pasukan Demak dan Cirebon. Meski hari jadi kota Jakarta baru ditetapkan pada abad ke-16, sejarah Sunda Kelapa sudah dimulai jauh lebih awal, yaitu pada zaman pendahulu Pajajaran, tepatnya pada kerajaan Tarumanagara.

Saat ini Pelabuhan Sunda Kelapa direncanakan menjadi kawasan wisata karena nilai sejarahnya yang tinggi. Pelabuhan Sunda Kelapa memiliki luas daratan 760 hektare serta luas perairan kolam 16.470 hektare, terdiri atas dua pelabuhan utama dan pelabuhan Kalibaru. Dari segi ekonomi, pelabuhan ini sangat strategis karena berdekatan dengan pusat-pusat perdagangan di Jakarta seperti Glodok, Pasar Pagi, Mangga Dua, dan lain-lainnya. Sementara dari segi sejarah, pelabuhan ini merupakan salah satu tujuan wisata bagi DKI. Apalagi tidak jauh dari pelabuhan ini terdapat Museum Bahari yang menampilkan dunia kemaritiman Indonesia masa silam serta peninggalan sejarah kolonial Belanda masa lalu.

Pelabuhan Sunda Kelapa ini juga direncanakan akan menjalani reklamasi pantai untuk pembangunan terminal multifungsi Ancol Timur sebesar 500 hektare. Sebagai pelabuhan yang bersejarah, Sunda Kelapa menjadi salah satu obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Bahkan wisatawan yang datang ke Sunda Kelapa ini tidak hanya wisatawan lokal saja, tetapi juga wisatawan mancanegara.

Nahm jika Anda juga tertarik mengunjungi Pelabuhan Sunda Kelapa, ada beberapa hal menarik yang sebaiknya tidak Anda lewatkan, seperti misanya berkeliling dengan sampan. Nelayan-nelayan di Pelabuhan ini biasanya menggunakan sampan sebagai alat transportasi mereka. Mereka juga bersedia mengangkut wisatawan yang ingin mencoba mengelilingi kawasan perairan Sunda Kelapa menggunakan sampan. Anda hanya cukup membayar Rp5.000,- Rp10.000,- untuk bisa berkeliling dengan sampan. Seain itu, melihat Kapal Pinisi juga merupakan kegiatan lain yang sangat direkomendasikan. Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan pelabuhan bagi kapal-kapal dagang sejak masa Kerajaan Padjajaran, dan masih berlangsung hingga saat ini. Pelabuhan Sunda Kelapa didominasi kapal pinisi, yakni kapal layar tradisional yang berasal dari suku Bugis.

Yang paling dinantikan di Sunda Kelapa ini adalah momen matahari terbenam. Momen matahari terbenam selalu menjadi objek yang sangat menarik untuk diabadikan di Pelabuhan Sunda Kelapa. Siluet-siluet kapal pinisi dengan latar belakang langit berwarna jingga terlihat mengagumkan. Jadi sebaiknya Anda tidak melewatkan kesempatan ini.

Jadi bagaimana, apakah Anda penasaran dan ingin ke Sunda Kelapa? Kabar baiknya adalah bahwa lokasi Sunda Kelapa cukup strategis dan mudah dijangkau.

Berbagai Hal Menarik yang Akan Anda Temukan di Ragunan

0

Kebun Binatang Ragunan Jakarta atau dikenal juga sebagai Taman Margasatwa Ragunan merupakan tempat rekreasi keluarga seluas 147 ha di daerah Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kebun binatang ini berdiri pada 1864 dan sampai hari ini, terdapat lebih dari 3.000 satwa penghuni kebun binatang ini tidak hanya satwa, tetapi di kebun binatang ini juga terdapat dengan dari 50.000 aneka jenis pohon.

Kebun Binatang Ragunan ini berdiri pada 1864 dengan nama Planten En Dierentuin atau “Tanaman dan Kebun Binatang.” Semula lokasinya ada di Cikini, Jakarta Pusat, yang merupakan pemberian Raden Saleh, pelukis kondang itu. Pada tahun 1949, nama kebun binatang ini berubah menjadi Kebun Binatang Cikini dan pada tahun 1964 pindah ke daerah Ragunan. Ketika itu peresmiannya dilakukan oleh Gubernur DKI Ali Sadikin pada 22 Juni 1966.

Pada hari libur dan libur nasional, pengunjung bisa naik Unta pada jam 10.00-15.00, dengan hanya membayar Rp. 5.000,- saja. Selain itu, Anda juga bisa naik gajah antara pukul 10.00-15.00, dengan membayar Rp. 5.000,- Ada banyak sekali hal menarik yang bisa Anda temukan di kebun binatang ini, seperti misanya seekor anak Gajah Sumatera (Elephas maximus Sumatranus) bermain. Selain anak gajah yang lucu tingkahnya, ada cukup banyak gajah Sumatera dewasa yang ukuran badannya sangat besar dengan kandang yang luas. ada pula sejumlah Rusa Totol (Axis axis erxleben) asal India yang sengaja didatangkan ke Istana Bogor oleh Thomas Stanford Raffles, sekitar tahun 1814. Terdapat pula kandang Jerapah asal Afrika.

Kadal raksasa Komodo dewasa dengan ukuran badan yang cukup besar juga bisa Anda temukan disini. Komodo di Kebun Binatang Ragunan Jakarta ini bisa diam tak bergerak dalam waktu lama, sebelum ia berjalan untuk berpindah tempat. Di alam, Komodo hanya ditemukan di habitat aslinya di Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pulau Padar dan Flores Barat. Ada pula Beruk (Macaca nemestrina) di sebuah kandang di Pusat Primata Schmutzer Kebun Binatang Ragunan.

Anda juga bisa melihat kandang Gorilla di Kebun Binatang Ragunan yang dibatasi dengan parit keliling untuk menjaga keamanan bagi pengunjung. Kebun Binatang ini memelihara 3 ekor gorilla jantan yang berasal dari kebun binatang Inggris. Pertunjukan pemberian makan gorilla juga bisa dilihat pengunjung yakni sekitar pukul 12.00 dan 15.00.

Adapun koleksi binatang buas di Kebun Binatang Ragunan yang menarik diantaranya adalah Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae), Singa (Panthera leo), serta Harimau putih yang berasal dari Benggala, India. Masih banyak sekali koleksi binatang lainnya yang bisa Anda temukan disini.

Selain melihat-lihat satwa, disini Anda juga bisa melakukan berbagai kegiatan seru dan menyenangkan lain seperti jalan – jalan santai bersama keluarga, berpetualang dengan naik onta, gajah, dan kuda. Anda juga bis mengenalkan anak akan pentingnya menjaga kehidupan binatang agar tidak punah, berkunjung ke Pusat Primata Scmutzer, menyusuri kebun binatang Ragunan dengan kereta keliling atau sepeda keliling, menikmati batu refleksi di Pusat Refleksi di kebun binatang Ragunan dan sebagainya.

Jadi bagaimana, apakah Anda tertarik untuk mengunjungi kebun binatang ini? Lokasi kebun Bintang yang sangat strategis membuantya mudah diakses dari mana saja dan menggunakan kendaraan apa saja, baik kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Salah satu cara untuk menuju ke Kebun Binatang Ragunan dengan angkutan umum adalah dengan menggunakan busway TransJakarta koridor 6 dan Anda bisa langsung turun tepat di depan Pintu Utama Kebun Binatang Ragunan. Tapi, mengingat kondisi lalu lintas Ibu Kota yang hanya sepi ketika lebaran dan tengah malam, mungkin alternatif transportasi yang cukup memadai adalah dengan menggunakan KRL Commuter Line Jabodetabek.

 

Pulau Seribu, Pulau Sejuta Pesona yang Wajib Dikunjungi

0

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan objek wisata satu ini bukan? Ya, ini adalah pulau Seribu. Pulau Seribu merupakan sebuah pulau bagian dari Jakarta dimana lokasinya berada di utara Jakarta. Pulau ini juga dikenal dengan nama kepulauan seribu. Kepulauan ini terdiri dari banyak sekali gugusan pulau kecil dimana jumlahnya sekitar 128 pulau. Yang membuatnya semakin menarik adalah bahwa di pulau tersebut ada banyak sekali pantai yang indah dan memiliki pesona luar biasa. Inilah yang menjadikan daya tarik dari pulau seribu. Banyak wisatawan datang ke kepulauan ini untuk menikmati pemandangan pantai pulau seribu yang sangat indah. Bahkan wisatawan yang datang ini tidak hanya berasal dari dalam negeri saja, tetapi banyak pula wisatawan yang datang dari luar negeri.

Untuk bisa sampai ke Pulau Seribu, Anda harus menggunakan speed boat atau kapal untuk berlayar menuju pulau. Selain dari muara angke, Anda juga bisa berangkat dari pantai mutiara yang ada di sekitaran Ancol. Dibutuhkan waktu sekitar dua jam untuk bisa sampai ke pulau ini. selama dua jam perjalanan, Anda dapat menikmati berbagai jenis keindahan baik di daratan atau pun di bawah launya dengan berbagai macam ikan juga terumbu karang yang masih asri dan terjaga kelestariannya.

Di Pulau Seribu, setiap wisatawan bebas untuk melakukan berbagai kegiatan, termasuk diantaranya adalah memancing ikan. Memancing menggunakan perahu di tengah laut atau di sekitar pulau adalah sebuah pengalaman yang menyenangkan, terutama sekali untuk Anda yang gemar memancing. Selain memancing, Anda juga juga melakukan diving atau menyelam dengan berbagai jenis terumbu karang yang bisa dilihat, biota laut yang unik dan menarik juga berbagai jenis keanekaragaman hayati yang menyenangkan dipandang mata serta berbagai kegiatan menarik lainnya. Disini juga terdapat pulau yang memiliki jembatan cinta yang terkenal, pulau yang memiliki spot untuk menikmati matahari terbenam dan terbit yang indah, pulau untuk melakukan snorkeling dan lainnya.

Untuk menuju ke masing-masing pulau wisata di Kepulauan Seribu, terdapat 4 pilihan transportasi yaitu dengan kapal tradisional, kapal PELNI, kapal feri dan kapal cepat. Jika Anda memilih untuk naik kapal tradisional, kapal cepat atau kapal feri, maka Anda harus menuju Pelabuhan Kaliadem yang terletak di belakang Pasar Ikan Muara Angke. Tapi jika Anda ingin ke Pulau Seribu naik speedboat, maka Anda bisa naik dari Dermaga Marina, Ancol. Sedangkan untuk Anda yang ingin naik kapal PELNI, Anda harus naik dari Pelabuhan Sunda Kelapa.

Tariff yang dipatok berbeda-beda untuk setiap jenis misalnya dengan kapal tradisiona menuju pulau pramuka atau panggang tarifnya adalah Rp45.000,00/orang. Sementara untuk ke puau kelapa atau harapan tarinya adalah Rp55.000,00/orang, ke puau pari Rp40.000,00/orang. Kapal-kapal ini juga memiliki jadwal keberangkatan, misalnya untuk kappa tradisional, dari Pelabuhan Kaliadem Hari Senin s/d Jumat pada pukul 07.00 WIB dan hari Sabtu pada pukul 07.00 – 07.30 WIB. Sedangkan dari masing-masing pulau adaah Hari Senin s/d Kamis dan Sabtu pada pukul 07.30 WIB dan hari Jumat & Minggu pada pukul 07.30 WIB & 10.00 WIB/13.00 WIB.

Bagi Anda yang ingin bermalam di pulau seribu, tidak peru khawatir, karena di pulau ini juga terdapat resort. Sedangkan untuk pulau-pulau wisata non-resort, tidak terdapat hotel mewah melainkan homestay atau penginapan sederhana. Untuk homestay sederhana, tarifnya mulai dari Rp200.000,00 hingga Rp400.000,00.

Sementara untuk makan, Anda tak perlu khawatir karena di masing-masing pulau banyak terdapat warung. Bahkan di Pulau Pramuka, ibu kota dari Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, terdapat minimarket. Anda pun dapat memesan katering rumahan di tempat Anda menyewa kamar atau rumah dengan harga yang bersahabat.

Bagi Anda yang menyukai wisata alam dan sejarah, Anda bisa melakukan one day trip 3 pulau, yaitu ke Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Onrust. Namun untuk melakukan ini, Anda harus sewa kapal kecil sendiri dari Pelabuhan Muara Kamal dengan biaya sekitar Rp500.000,00/ hari. Untuk banyak alasan, memang tidak diragukan lagi bahwa Pulau Seribu merupakan pilihan tempat wisata paling menarik untuk dikunjungi, terutama sekali untuk Anda yang ingin berwisata pantai.

Berbagai Hal Menarik di Kota Tua

0

Kota Tua Jakarta atau yang dikenal juga sebagai Batavia Lama (Oud Batavia) merupakan sebuah wilayah kecil di Jakarta. Kota ini memiliki luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Kota Tua menjadi salah satu tempat wisata yang sangat difavoritkan di Jakarta. Selain karena terjangkau baik lokasi atau biayanya, tempat ini juga merupakan tempat bersejarah di Jakarta.

Sesuai dengan namanya, kawasan wisata ini menggambarkan keadaan Jakarta di zaman dahulu. Bangunan-bangunan beraksitektur Belanda berdiri megah di kawasan ini. Gedung-gedung peninggalan Belanda ini dahulu digunakan sebagai pusat pemerintahan Hindia Belanda. Di tengah kompleks gedung ini, terdapat sebuah halaman yang luas. Di Taman Fatahilah ini, Anda dapat menyewa sepeda ontel. Sepeda-sepeda ini selain untuk dikendarai berkeliling taman, juga sangat menarik untuk obyek berfoto.

Selain itu, ada juga beberapa seniman yang menunjukkan kreatifitasnya. Ada yang beraksi dengan berdandan ala bajak laut, tentara emas dan sebagainya. Anda dapat berfoto dengan para seniman ini.

Di kompleks Kota Tua Jakarta ini, terdapat beberapa museum yang dapat Anda kunjungi, diantaranya adalah:

  • Museum Seni Rupa dan Keramik Kota Tua Jakarta

Dari arah Stasiun Jakarta Kota, museum ini berada di sebelah kanan Taman Fatahillah. Dulunya, tempat ini merupakan bagunan gedung Pengadilan Batavia. Tapi saat ini, bangunan bersejarah ini telah dialih fungsikan menjadi museum. Sesuai dengan namanya, dalam museum ini terdapat aneka koleksi karya seni rupa dan juga keramik. Benda- benda ini berasal dari berbagai daerah dan juga tahun pembuatan. Mulai dari karya seni dari zaman kuno hingga masa kini ada di museum ini.

  • Museum Wayang Kota Tua Jakarta

Museum ini berada berseberangan dengan Museum Seni Rupa dan Keramik. Anda harus menyeberang taman untuk mencapai tempat wisata ini. Dalam museum wayang ini, terdapat aneka koleksi tokoh pewayangan. Tidak hanya wayang dari daerah di wilayah Indonesia, namun juga ada beberapa koleksi yang berasal dari luar negeri seperti Rusia dan juga Malaysia. Selain aneka koleksi wayangnya, terdapat juga beberapa perangkat pertunjukan wayang.

  • Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta

Museum ini merupakan bangunan utama yang ada di kompleks Taman Fatahillah kota Tua. Dulu, museum ini merupakan pusat pemerintahan Hindia Belanda pada masa kolonial.

Di bagian bawah bangunan ini terdapat penjara bawah tanah. Konon penjara ini digunakan untuk menahan para tawanan VOC.

Pada bagian belakang gedung ini terdapat sebuah taman kecil. Di taman ini terdapat aneka jajanan khas Betawi.

Untuk bisa mencapai kota Tua ini bukan hal yang sulit untuk dilakukan, karena lokasinya benar-benar sangat strategis. Anda bisa ke Kota Tua dengan mudah baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Akses paling mudah yaitu menggunakan transportasi umum seperti busway arah ke Museum Fatahilah atau juga bisa stop di halte Kota. Dari Pantai Indah Kapuk juga tersedia (BKTB) Bus Kota Terintegrasi Busway  (gambar BKTB). Sementara jika Anda ingin menggunakan akses commuterline, maka berhentilah di stasiun akhir Jakarta Kota, jika Anda dari Bekasi, Bogor, Depok maka bisa naik yang tujuan Stasiun Jakartakota. Namun jika terpaksa naik yang arah Tanah Abang, maka bergantilah kereta di stasiun Manggarai arah ke Stasiun Jakarta Kota.

Jika Anda berencana untuk berkunjung saat weekend, maka persiapkan barang-barang yang benar-benar diperlukan saja. pada saat weekend serta hari libur panjang, kawasan Kota Tua akan sangat ramai pengunjung, jadi sebaiknya Anda tetap berhati-hati. Karena areal Kota Tua sangat uas, jadi sebaiknya berkunjunglah mulai pagi hari bila ingin hanya sekali semuanya dapat dikunjungi.